Tampilkan postingan dengan label Powerpoint. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Powerpoint. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 November 2017

Alat Ukur

Alat Ukur

Micrometer
Micrometer
Silahkan download materi alat ukur pada link dibawah ini:


Terima kasih atas kunjungannya........

Proses Pembentukan Logam

Proses Pembentukan Logam

MetalCasting
Proses Pembentukan Logam
Silahkan dowload materi proses pembentukan logam pada link dibawah ini:


Terima kasih banyak atas kunjungannya..........

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Logo Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Logo K3

A. PENGERTIAN UMUM

Pengertian kesehatan dan keselamatan kerja adalah suatu usaha untuk menciptakan keadaan lingkungan kerja yang aman, bebas dari kecelakaan.
Sedangkan kecelakaan sendiri adalah suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan atau tidak disengaja serba tiba-tiba dan menimbulkan kerugian baik harta (material) maupun jiwa/manusia.


B. DASAR HUKUM

Keselamatan dan Kesehatan Kerja didasarkan pada Undang-Undang Keselamatan kerja No.1 Tahun 1970, Undang-undang No. 2 Tahun 1963, dan peraturan-peraturan pelaksanaannya.


C. MENGAPA KECELAKAAN KERJA HARUS TERJADI

Setiap kecelakaan pasti merugikan baik terhadap perusahaan maupun tenaga kerja, yang secara tidak langsung juga merupakan kerugian bagi masyarakat maupun negara, karena meyangkut masalah produksi, maka dari itu setiap usaha keselamatan kerja adalah menyangkut usaha-usaha perlindungan terhadap sarana-sarana untuk unsur-unsur pokok produksi, antara lain: 
(a) Manusia
(b) Alat-alat kerja (mesin) dan material (bahan-bahan)
(c) Waktu
(d) Nilai kepercayaan terhadap perusahaan

D. SEBAB-SEBAB KECELAKAAN

1. Tidak mematuhi peraturan tentang keselamatan kerja
2. Pekerja tidak tahu cara mengoperasikan alat/mesin dengan benar, dan malu untuk bertanya
3. Pekerja tidak mampu mengoperasikan mesin disebabkan ia belum terlatih
4. Faktor lingkungan kerja
5. Kondisi lingkungan kerja yang tidak aman, seperti:
    a. Kondisi tempat  kerja  yang  tidak  rapi,  misalnya  banyak  beram  dan potongan-potongan bahan
        berserakan disekitar tempat bekerja, sehingga pekerja kemungkinan dapat jauh akibat terpeleset.
    b. Bekerja dekat dengan bagian-bagian benda yang berputar, atau bahagian mesin yang berputar, dan
       tanpa pelindung.


E. UNSUR PENYEBAB KECELAKAAN

Kalau diklasifikasi pada dasarnya unsur pokok penyebab terjadinya kecelakaan ada 4 yaitu:

  1. Unsur  perantara  yang  dapat  diakibatkan  kecelakaan  kerja,  seperti:  palu tangan,  potongan-potongan  pelat  baja,  potongan-potongan  pila,  beram- beram  yang  tajam,  dan  lain  sebagainya.  Sedang  dari  mesin  perkakas misalnya pisau potongan, pahat/potongan dan lainnya 
  2. Cara bekerja/sikap kerja dari pekerja, seperti: mengabaikan pemakaian alat- alat keselamatan kerja, menggunakan alat tidak sesuai dengan fungsinya dan sedang bersenda-gurau. 
  3. Kondisi dari pekerja itu sendiri, seperti: kurang sehat, buta warna, kurang pendengarannya, terlalu berat beban kerja, kurang berminat pada kerja yang dikerjakan, dan lain sebagainya. 
  4. Keadaan lingkungan kerja yang tidak aman, seperti bekerja dekat dengan ketell-ketel uap, bekerja dekat dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan sebagainya.

 Untuk selengkapnya silahkan download link dibawah ini:


Terima kasih banyak atas kunjungannya.............

Selasa, 01 Agustus 2017

Dasar-dasar Engine

 Dasar-dasar Engine

Engine
Engine

Dasar-dasar Engine

Engine (Mesin) adalah gabungan dari alat-alat atau komponen yang bergerak (DINAMIS) dan alat-alat atau komponen yang tidak bergerak (STATIS) yang bekerjasama untuk menghasilkan energy gerak dari proses pembakaran bahan bakar (memiliki kemampuan untuk merubah energy panas menjadi energy gerak).

A. Pembagian Engine Ditinjau dari Proses Pembakaran Energi

  1. External Combustion Engine (Mesin Pembakaran Luar) ialah mesin yang proses pembakaran bahan bakarnya terjadi diluar engine, biasanya digunakan untuk mesin uap (Steam Engine)
  2. Internal Combustion Engine (Mesin Pembakaran Dalam) ialah mesin yang proses pembakaran bahan bakarnya terjadi didalam engine itu sendiri.

B. Internal Combustion Engine (Mesin Pembakaran Dalam) dalam TKRO, diklasifikasikan menjadi: Engine 2 Takt Engine 4 Takt

1. Engine 4 Takt

Adalah Engine (Mesin) yang membutuhkan 4 langkah piston atau 2 putaran crankshaft (poros engkol) untuk menghasilkan usaha
Motor Bensin 4 Takt
Motor Bensin 4 Takt

a. Intake Stroke (Langkah Isap)

  •          Piston bergerak dari TMA menuju ke TMB
  •          Katup isap membuka katup buang menutup
  •          Gerakan piston ke tmb menyebabkan tekanan dalam silinder < tekanan udara luar, maka gas baru masuk ke dalam silinder
  •          Piston mencapai TMB katup isap menutup
  •          Langkah isap (intake stroke) selesai

 b. Compression Stroke (Langkah Kompresi)

  •         Piston bergerak dari TMB ke TMA
  •         Kedua katub menutup
  •         Gerakan piston ke tma menyebabkan gas baru dimampatkan akhir kompresi tekanan gas naik, tempaeraturnya juga naik beberapa derajad menjelang tma terjadi loncatan bunga api pada busi, terjadilah peristiwa pembakaran

 c. Expansion Stroke (Langkah Usaha)

  •          Akibat peristiwa pembakaran terjadi kenaikan tekanan dan temperatur gas dalam silinder, kemudia mendesak piston bergerak dari TMA ke TMB
  •          Kedua katub menutup
  •          Karena expansi maka tekanan dan temperatur gas turun, diperoleh daya motor 

 d. Exhaust Stroke (Langkah Buang)

  •          Piston bergerak dari TMB ke TMA
  •          Katub isap menutup katub buang membuka
  •          Gas bekas terdesak oleh gerakan piston keluar melalui katup buang yang membuka ke udara luar, melalui saluran buang

2. Engine 2 Takt

Adalah engine (mesin) yang membutuhkan 2 langkah piston atau 1 putaran crankshaft (poros 
engkol) untuk menghasilkan usaha
Motor Bensin 2 Takt
Motor Bensin 2 Takt
  •          Piston bergerak dari TMB ke TMA terjadi: Pemasukan gas baru, Pembilasan, Kompresi
  •          Piston bergerak dari TMA ke TMB terjadi: Langkah usaha, Exhaust blow down, Pembilasan, Pemasukan gas baru

a. Langkah Pembilasan

  •          Piston berada di TMA, kedua lubang bilas dan buang membuka gas baru yang mempunyai tek > tekanan gas bekas dalam silinder mendesak gas bekas keluar (pembilasan)

b. Compression Stroke (Langkah Kompresi)

  •          Gas baru yang masuk silinder pada saat pembilasan dimanpatkan oleh gerakan piston menuju ke TMA. Ruang bak engkol tekanan < dari udara luar terjadi aliran gas baru masuk ke ruang bak engkol
  •          Akhir kompresi terjadi loncatan bunga api listrik pada busi terjadilah peristiwa pembakaran gas

c. Expansion Stroke (Langkah Usaha)

  •          Akibat peristiwa pembakaran terjadilah kenaikan temperatur dan tekanan gas
  •          Gas yang bertekanan tinggi mendesak piston bergerak ke TMB
  •          Lubang buang terbuka lebih dahulu terjadilah aliran gas bekas keluar dari silinder dengan kecepatan yang tinggi dan mengakibatkan tekanan gas bekas dalam silinder hampir sama dengan tekanan udara luar.

d. Exhaust Blow Down

  •          Gerakan piston ke TMB akan membuka pintu buang
  •          Begitu pintu buang terbuka gas bekas akan keluar dengan aliran yang sangat tinggi
  •          Tekanan gas yang ada di dalam silinder turun hingga sama atau  mendekati tekanan atmosfir
  •          Exhaust blow down terjadi sampai pintu bilas terbuka.

e. Langkah Pembilasan

  •          Pintu bilas terbuka terjadi aliran gas baru masuk ke dalam silinder dengan tekanan > tekanan gas bekas
  •          Gas bekas terdesak keluar dari silinder melalui saluran buang

f. Pengisian Gas Baru

  •          Piston bergerak ke TMA, ruang di bawah piston makin besar sehingga tekanan turun < tekanan atmosfir
  •          Katub membuka gas baru masuk ke dalam ruang di bawah piston
Untuk selengkapnya, silahkan download link nya dibawah ini:

Terima kasih banyak atas kunjungannya,,,....

Rabu, 22 Maret 2017

Crankshaft Position Sensor

Crankshaft Position Sensor  merukapan salah satu sensor pada kendaraan EFI

Crankshaft Position Sensor 

 Apa itu CKP...??

Silahkan download Powerpoint Crankshaft Position Sensor disini.

- Crankshaft Position Sensor.ppt



Terima kasih atas kunjungannya.

Selasa, 21 Maret 2017

SISTEM AC (Kompresor, Kondenser, Dryer)

Kompresor merupakan salah satu unit dari sistem  AC pada kendaraan

SISTEM AC (Kompresor, Kondenser, Dryer)

Apa itu Kompresor, Kondenser, dan Dryer pada Sistem AC...???

Silahkan download Powerpoint SISTEM AC (Kompresor, Kondenser, Dryer) disini.

- SISTEM AC (Kompresor, Kondenser, Dryer)



Terima kasih atas kunjngannya.

Dasar Kelistrikan

Dasar Kelistrikan merupakan dasar teori dimana fungsinya untuk menguatkan pemahaman awal tentang sistem kelistrikan pada kendaraan

Dasar Kelistrikan 

Apa itu dasar keistrikan ...???

Silahkan download Powerpoint Dasar Kelistrikan disini

- Dasar Kelistrikan



Terimakasih atas kunjungannya.

Fungsi Dan Cara Penggunaan Peralatan Pengecatan

Spray Gun merupakan alat untuk menyemprotkan cat menggunakan udara bertekanan dari kompresor

Fungsi Dan Cara Penggunaan Peralatan Pengecatan 

Apa itu pengecatan ...???

Silahkan download Powerpoint Fungsi Dan Cara Penggunaan Peralatan Pengecatan disini

- Fungsi Dan Cara Penggunaan Peralatan Pengecatan.ppt



Terimakasih atas kunjungannya.

Karburator

Karburator merupakan komponen kendaraan yang berfungsi untuk mencampurkan bahan bakar dan udara

Karburator  

Apa itu karburator ...???

Silahkan download powerpoint Karburator disini

- Karburator.ppt



Terima kasih atas kunjungannya.